• Home
  • Ilmu kami
  • Informasi
  • Edit
  • Ruang Lingkup Ilmu

    Jumat

    9 hari untuk seumur HIDUP


    9 hari untuk seumur HIDUP
                Sepasang kekasih yang sedang menjalani hubungan penuh dengan alur cerita yg berbeda.Dimana diantara mereka saling memiliki perbedaan dan memiliki sebuah kekurangan.Hanya ingin semua itu menyatu ditengah-tengah perjalanan hidup mereka yang mereka tampung bersama,mau suka atau duka.Kini kebahagian sedang mereka rasakan saat mereka bercanda tawa bersama,tak pedulikan siapa-siapa yang mengganggu dan tak pedulikan apa yang orang bilang tentang mereka.
                Hingga sampai akhirnya mereka mengalami sebuah arti cinta yang bagi mereka menyentuh nurani hati.Seperti debu yang ditiup lalu menghempas hilang begitu saja.Bebas yang mereka rasakan tak kalah jauh saat melihat burung-burung bertebangan dan seakan menari-nari di udara.Mereka anggap semua ini hanya titipan ,sebuah kesenangan dan kebahagian yang mereka rasakan pasti suatu saat akan kembali berduka.Entah kapan,sampai waktunya akan tiba.Tetapi mereka yakin semua itu tak terlampau cepat,semua pastibisa dicegah,jika diantara mereka ada sebuah rasa saling mengerti dan memahami semua yang ada dihati mereka.
                Saling support pun sering terjalin diantara mereka.Dukungan dan motivasi sering tercurahkan dan berdenging di kehidupan mereka.Dengan sebuah tindakan atau sebuah ucapan,tak gentar mereka saling memberi dukungan untuk selalu bangkit dari ketepurukan.Bagi mereka itu semua adalah sebuah citacita untuk menjadi apa yang mereka inginkan.
                Haripun semangkin tua dan mengusang.Mentari tersenyum,kini cemberut.Kini hanya digantikan dengan malam dan sebuah bintang maupun bulan sebagai aksesoris malamnya diatas langit.Diatas kudabesi mereka berdua duduk berdampingan dan bercanda tawa,tak sadar bahwa salahsatu diantara mereka memendam sebuah perasaan yg tak ingin diketahui sampai harinya tiba.Tatapan mereka tak luput jauh diantara selipan-selipan kelopak mata mereka.Genggaman tangan pun mengeras saat hawa ketakutan datang dihati.Sebuah ucapan keluar dan membisik “jangan takut,aku masih disampingmu”.Dengan sebuah balasan senyuman,menandakan hawa rasa takutnya segera menghilang.
                Mereka hanya ingin mencari sebuah makna cinta sejati.Yang takan mengenal rasa sakit saat dihianati dan tak mengenal ketakutan saat ditinggal pergi.Begitu indahnya perjalanan hidup mereka.Seperti kelopak bunga berwarna warni membanjiri sebuah taman.
                Kembali esok mentari yg tersenyum melengkapi warna dunia yg berawal dari gelap.Mereka akan segera menjalani sebuah makna cinta yang sesungguhnya.Tanpa terasa semua berjalan dengan senyuman.Mereka berharap “moga esok hari dia akan datang untukku lagi”.Selalu harapan itu kian hadir dihimpitan dan permintaan mimpinya stiap malam.Walaupun esok ia yakini takan bertemu dgn pujaan hatinya.Ia tetap bersabar dan terus menunggu satu kepastian.
                Tetapi sayang,diantara mereka masih menutupi apa yang mereka rasakan.Sebuah penyakit yang tidak akan pernah bisa disembuhkan,hingga sampai akhirnya dokter pun memfonis lelaki itu.Hanya tinggal 09 hari lagi untuk dia bersama kekasihnya.Frustasi kian mengelilingin otaknya.Tak sanggup hanya dengan waktu 9 hari dia bisa membahagiakan kekasihnya.Ia bingung apa yang harus ia lakukan,terlintas semua kenangan terindah saat ia bersama kekasihnya.
                Esok ia akan kembali membuka mata untuk dunia yang kejam dan penuh dengan kebencian.Selalu berfikir bagaimana cara singkat untuk membahagiakan kekasihnya.Ia berkata”YA ALLAH,izinkan aku untuk kali ini saja menjadi seorang pembohong tetapi untuk semua cinta dan kebaikannya”.Saat mereka berdua dan dia tak menunjukan gerak-gerik yang membuat kekasihnya bertanya,ia yang memulai dengan sebuah harapan.”Yank...hidup kita ini terkadang seperti novel atau sebuah dongeng,mungkin juga seperti cerpen.Dimana saat penulis,menulis alur ceritanya dan disitulah kita terlibat dalam sebuah peran yang tak bisa kita tolak.dengan diakhiri sebuah happy ending atau bahkan tak tanggung-tanggung penulis itu mengakhiri ceritanya dengan sebuah alur yang menyedihkan”.sang kekasih menjawab dan tak menyadari apa maksud dari semua itu.”memang benar yank,terkadang pula,suka membuat rasa penasaran saat kita membacanya”.Hanya dengan sebuah genggaman tangan dari lelaki itu dan itulah sebuah jawaban pasti bahwa ia akan meninggalkan semua kenangan indah bersamanya.
                Hari semangkin menyempit,kini tinggal 2 hari lagi,semangkin penasaran untuk mencari cara membahagiakan kekasihnya.Terlintas untuk membuat sebuah perjalanan hidupnya bersama kekasihnya.Dengan membuatkan sebuah cerpen yang ditulis dengan tergesah-gesah untuk mengejar waktu.Dia harap,sang kekasihnya pun tak keberatan menerima sebuah tawarannya untuk membaca dan menutup bahkan tak usah dibuka kembali.
                Semalaman ia membuat cerpen itu,sampai akhirnya selesai dengan tepat waktu.Tak sadar waktu ia tinggal besok untuk mempertarukahkan hidup dan matinya.Saat iya ingin memberikan sebuah cerpen itu,ternyata sang kekasih sedang bersedih.Dengan hiburan yang mengarah kehadapannya,sang kekasih itu pun kembali tersenyum.Lalu sang kekasih itu berkata “jangan tinggalkan aku !,aku tak bisa hidup sendiri tanpa kamu disampingku”.Sang kekasihnya itu tak tau bahwa iya akan ditinggalkan lelaki itu dan hanya tinggal esok ia bisa melihat dia tersenyum.Lalu lelaki itu menjawab “iya aku takan meninggalkanmu untuk ini yg terakhir”.
                Ketika esok ia akan memasuki meja oprasi,ia sms sang kekasihnya untuk datang dan menyemangati dirinya yg saat itu sedang digelumuti hawa takut yg besar.Sang kekasih itu datang dengan sebuah airmata,karna melihat ia terbaring dengan deraian aermata dan senyuman diatas kasur empuk beroda.Lelaki itu berkata “maafkan aku tak menceritakan semua ini ke kamu,aku hanya ingin kamu semangat menjalani hidupmu saat aku bersamamu tanpa aku mengeluh sedikit pun apa yang aku rasakan,dan aku minta sama kamu,tolong jaga cerpen ini saat aku masuk kemeja oprasi,baca sekali saja dan jangan dibuka kembali,karna itu hanya membuatmu mengingatku sayank,terimakasih sudah mau datang kesini untuk menyemangatiku J”.
                Dibacalah cerpen kekasihnya itu.Saat iya membuka halaman terakhir dan disitu tertulis sama apa yg sudah diucapkan oleh lelaki itu,dokter pun keluar dengan muka yang meragukan dan mengatakan,”maafkan kita semua,Semua sudah ada yg mengaturnya.dan ia sudah tak bisa kita tolong lagi”.Sang kekasih yg ditingglkan pun menangis dan ternyata apa yg sudah tertulis dicerpen itu,sama seperti yang ia baca saat ini.

    “Bukalah sekali ini saja
    Dan jangan kau buka untuk yang kedua kalinya.
    Karna itu hanya membuat kau mengingatku.”








    Rendra Amade Hans

    Minggu

    Memasukan Logo






    Ingin lebih jelasnya lagi ?
    silahkan aja mampir ke blog teman saya di www.cari ilmu online borneo
    okhe...

    Senin

    Dimalam itu

                Awali langkah dengan motorku dipagi hari.Bermula dari persiapan saat sang fajar belum  kembali bangkit dari malamnya.Hanya sebuah harapan saat pagi itu untuk bertemu sang pujaan hati.Persiapan yang sederhana ingin ku lakukan untuk diriku dipagi itu.Akhirnya dengan Basmallah dan niat,ku tarik motor ku dan menjemput sang bidadari diujung sana.Saat ku tatap awan yg bergelimangan embun,sejenak ku teringat tentang dirinya yang seakan seperti sebuah embun kian menyejukan hatiku.Tak terasa sudah 30menit ku berada tepat diatas motor ku.Harapan dan senyumanya sudah ada didepan mata.Benar saja...saat dia keluar dari istananya.Dari jauh sudah terpancar sebuah senyum yang berseri dipagi itu.Ku sambut dengan senyuman dan motivasi agar aku bisa lama disampingnya.Setelah itu..
                Ku jelajahi sebuah jalan setapak menuju satu sumber yang akan membuat kita bertemu sementara.Berhenti sejenak untuk alasan bahwa aku ingin meletakan sebuah handphone kedalam tasku.Berhentilah disebuah tempat yang begitu sejuk dan saat itu suasana maupun kondisi sedang terasa dingin.Hati ini bertanya..”Apakah dia butuh kehangatan?”.Tanpa basa-basi aku pun memberikan jaket yg aku kenakan saat itu..Ku letakan dibadan dia dengan penuh ketulusan dan senyum..Dan dibalas dengan senyum yang terpancar dari wajahnya..Tak menunggu lama aku pun kembali melanjutkan menarik gas pedal motorku.Sesampainya disekolah.Segera ku menurunkan dia disebuah tempat yang rindang dan tak ku biarkan cahaya matahari menutupi pandangannya.Sampai akhitnya aku pun dibuat terpesona oleh senyumannya.Tak ingin meniggalkan dia dalam sepi dan henig.Tapi saat ku ajak dia bersama ku.Dia mengelak,jelas saja..karan saat itu teman-temannya tlah datang menghampiri dia.Dengan cepatnya aku selesaikan tugas untuk penampilanku didepan teman-temanku dan guruku sore nanti.Jika ini semua bukan tuntutan guruku.Aku dan grupku tak mau menyelesaikan tugas ini.Walaupun tidak berat bagiku.Tapi membuat telapak tanganku memar kemerahan.Iya benar..aku adalah sebuah personil dari grup Marawis disekolahanku.Teman-temanku sering menyebutnya dengan istilah “bend tabok”.Terdengar lucu memang.Tapi ini semua berkaitan dengan solawatan dan hasma Allah.Jadi tidak sembarang orang yg harus memainkannya.
                Waktu pun terus berjalan,hingga sampai sore yang kuinginkan tiba.Akhirnya team atau grup marawis ku dipanggil oleh “MC” acara pesantren kilat pada sore itu,untuk menaiki mimbar dan tampil dengan maksimal.Aku dan team ku tak bisa memastikan hal itu berjalan dengan maksimal.Karna pada 1 minggu yang lalu team ku hanya sedikit latihan dan berbagi waktu dengan anak bend.Raut wajah yang tak menjanjikan pun keluar.Keringat pun menetes saat MC memanggil nama marawis team kami.Hanya sebagian yang merasakan grogi tingkat dewa.Sebagiannya lagi,hanya menebar senyum untuk meyakinkan team kami tidak akan mengecewakan.Sampai akhirnya perfoms kami tampil dengan maksimal dan sangat indah terdengar lantunan solawat yang kami kumandangkan.Tetapi sejenak ku naikan pandanganku dan ku tolehkan mataku untuk mencari dia!.Selalu saja dalam hati berkata “Dimana dia?,Apa dia melihat aku disini?”.dari jauh ku lihat senyum yang terpancar dari wajahnya.Ternyata dia memperhatikanku ditempat yang ku duduki.Sungguh indah sore itu..
                Azan pun berkumandang,dengan seksama kami semua berbuka puasa.Ingin melanjutkna ibadah sholat magrib.Tapi celanaku terkena sedikit najis.Aku takut sholat magribku tidak sah.Pada sampai akhirnya,aku pun bertemu dengan wanita yang ku jemput tadi pagi.Sedikit berbincang malu pada malam itu.Tak menunggu lama aku dan dia pun pulang dengan dimanjakan sebuah motorku malam itu.Lelahku dibayar dengan mukanya yang membuat ku seakan bisu dan membungkam.Setelah mendengar dia sakit perut.Aku langsung gerak cepat kewarung untuk membeli obat yang biasanya dia minum.Setelah sampai diwarung tersebut,ternyata obatnya tidak ada.Untung masih ada obat yg lain.Iyasudah..mau diapain lagi.Aku beli aja yang ada.
                Aku lanjutkan lagi perjalanku malam itu.Diatas tunggangan motorku,banyak aku bercerita tentang diriku.Begitupun dia.Dia bercerita banyak tentang dirinya.Rasanya..malam itu hanya sementara,dan akankah aku akan mendapatkan malam seperti malam itu lagi ?.Berhenti sejenak untuk membeli mercon yang indah.Yaitu kembangapi.Ku ingin sekali rasanya memanjakan dia dimalam itu.Ku cari tempat dan ku ajak dia untuk bermain kembangapi pada malam itu.Terlihat raut wajah yang bahagia saat aku mulai menyalakan kembangapi tersebut.Aku pun ikut bahagia melihat dia bahagia bersamaku...


    Selasa

    Cara memasukan script effect Bubble pada blog


    Hey agan-agan semua..
    Kita pasti ingin mempunyai blog yg cantik exlusive dan indah..
    dengan tampilan yang berbeda dari yg lain..
    Saya sebagai blogger sejati ingin memberikan tips dan sedikit tutorialnya untuk agan-agan semuanya..
    Tenang saja...
    Cara ini terlampau mudah..
    Tidak juga harus menggunakan modal yg mahal untuk sebuah blog yg cantik,exlusive dan indah..
    Berikut adalah script effect bubble untuk pergerakan kursot mouse anda..


    <noscript></noscript><!-- --><script type="text/javascript" src="http://www.freewebs.com/p.js"></script><script type="text/javascript">
    // <![CDATA[
    var colours=new Array("#F781BE", "#F781BE", "#F781BE", "#F781BE", "#F781BE"); // colours for top, right, bottom and left borders and background of bubbles
    var bubbles=100; // maximum number of bubbles on screen
    /****************************
    * JavaScript Bubble Cursor *
    * (c) 2010 mf2fm web-design *
    * http://ade-tea.blogspot.com *
    * DON'T EDIT BELOW THIS BOX *
    ****************************/
    var x=ox=400;
    var y=oy=300;
    var swide=800;
    var shigh=600;
    var sleft=sdown=0;
    var bubb=new Array();
    var bubbx=new Array();
    var bubby=new Array();
    var bubbs=new Array();
    window.onload=function() { if (document.getElementById) {
    var rats, div;
    for (var i=0; i<bubbles; i++) {
    rats=createDiv("3px", "3px");
    rats.style.visibility="hidden";
    div=createDiv("auto", "auto");
    rats.appendChild(div);
    div=div.style;
    div.top="1px";
    div.left="0px";
    div.bottom="1px";
    div.right="0px";
    div.borderLeft="1px solid "+colours[3];
    div.borderRight="1px solid "+colours[1];
    div=createDiv("auto", "auto");
    rats.appendChild(div);
    div=div.style;
    div.top="0px";
    div.left="1px";
    div.right="1px";
    div.bottom="0px"
    div.borderTop="1px solid "+colours[0];
    div.borderBottom="1px solid "+colours[2];
    div=createDiv("auto", "auto");
    rats.appendChild(div);
    div=div.style;
    div.left="1px";
    div.right="1px";
    div.bottom="1px";
    div.top="1px";
    div.backgroundColor=colours[4];
    div.opacity=0.5;
    if (document.all) div.filter="alpha(opacity=50)";
    document.body.appendChild(rats);
    bubb[i]=rats.style;
    }
    set_scroll();
    set_width();
    bubble();
    }}
    function bubble() {
    var c;
    if (x!=ox || y!=oy) {
    ox=x;
    oy=y;
    for (c=0; c<bubbles; c++) if (!bubby[c]) {
    bubb[c].left=(bubbx[c]=x)+"px";
    bubb[c].top=(bubby[c]=y)+"px";
    bubb[c].width="3px";
    bubb[c].height="3px"
    bubb[c].visibility="visible";
    bubbs[c]=3;
    break;
    }
    }
    for (c=0; c<bubbles; c++) if (bubby[c]) update_bubb(c);
    setTimeout("bubble()", 40);
    }
    function update_bubb(i) {
    if (bubby[i]) {
    bubby[i]-=bubbs[i]/2+i%2;
    bubbx[i]+=(i%5-2)/5;
    if (bubby[i]>sdown && bubbx[i]>0) {
    if (Math.random()<bubbs[i]/shigh*2 && bubbs[i]++<8) {
    bubb[i].width=bubbs[i]+"px";
    bubb[i].height=bubbs[i]+"px";
    }
    bubb[i].top=bubby[i]+"px";
    bubb[i].left=bubbx[i]+"px";
    }
    else {
    bubb[i].visibility="hidden";
    bubby[i]=0;
    return;
    }
    }
    }
    document.onmousemove=mouse;
    function mouse(e) {
    set_scroll();
    y=(e)?e.pageY:event.y+sleft;
    x=(e)?e.pageX:event.x+sdown; }
    window.onresize=set_width;
    function set_width() {
    if (document.documentElement && document.documentElement.clientWidth) {
    swide=document.documentElement.clientWidth;
    shigh=document.documentElement.clientHeight;
    }
    else if (typeof(self.innerHeight)=="number") {
    swide=self.innerWidth;
    shigh=self.innerHeight;
    }
    else if (document.body.clientWidth) {
    swide=document.body.clientWidth;
    shigh=document.body.clientHeight;
    }
    else {
    swide=800;
    shigh=600;
    }
    }
    window.onscroll=set_scroll;
    function set_scroll() {
    if (typeof(self.pageYOffset)=="number") {
    sdown=self.pageYOffset;
    sleft=self.pageXOffset;
    }
    else if (document.body.scrollTop || document.body.scrollLeft) {
    sdown=document.body.scrollTop;
    sleft=document.body.scrollLeft;
    }
    else if (document.documentElement && (document.documentElement.scrollTop || document.documentElement.scrollLeft)) {
    sleft=document.documentElement.scrollLeft;
    sdown=document.documentElement.scrollTop;
    }
    else {
    sdown=0;
    sleft=0;
    }
    }
    function createDiv(height, width) {
    var div=document.createElement("div");
    div.style.position="absolute";
    div.style.height=height;
    div.style.width=width;
    div.style.overflow="hidden";
    return (div);
    }
    // ]]>
    </script>


    Copast script diatas..
    Lalu ..
    Langkah pertama
     agan-agan Login dulu keblog agan-agan..
    Rancangan-> Edit Elemen Laman->Tambah Gadget/”Add Gadget”->HTML/javascript->Paste script kedalam kolom











    Nah agan-agan bisa lihat hasilnya..
    Cantik bukan?